Showing posts with label Alat Musik. Show all posts
Showing posts with label Alat Musik. Show all posts

Monday, September 15, 2014

Alat Musik Gendang Tabuik dalam Upacara Oyak Tabuik


Sebagai salah satu alat perkusi, gendang tabuik dimainkan dalam grup dan menjadi sumber kemeriahan saat acara Oyak Tabuik  berlangsung. Alat Musik Gendang Tabuik Merupakan Sumber Kemeriahan di Acara Adat Tabuik -Sumatera Barat

Dalam kebudayaan Minangkabau, banyak acara adat yang berkaitan dengan tradisi Islam. Salah satunya adalah Oyak Tabuik di Pariaman, perayaan meriah yang dilaksanakan untuk memperingati hari kematian cucu Nabi Muhammad SAW, Husein, pada perang Karbela. Perayaan meriah ini tidak lengkap tanpa kehadiran sekelompok orang yang memainkan gendang tabuik atau tambue. Gendang ini merupakan salah satu persyaratan untuk memeriahkan acara tersebut.

Dalam acara yang berlangsung dari tanggal 1 sampai 10 Muharam tersebut, gendang tabuik ditabuh terus-menerus dalam formasi yang bisa terdiri sampai 7 orang penabuh, sehingga menimbulkan suara yang riuh dan terkesan sebagai irama pengiring untuk maju perang. Hal ini merefleksikan keberanian Husein dan prajurit-prajuritnya saat berperang.

Bentuk dan Ukuran Gendang Tabuik
Gendang ini termasuk jenis gendang yang punya dua muka (sisi untuk ditabuh) yang terbuat dari kulit kambing. Tingginya 54 sentimeter dan diameternya 46 sentimeter sehingga cukup mengesankan dan menimbulkan suara nyaring ketika ditabuh. Penampilannya mirip dengan bedug atau gendang biasa, namun terkadang dalam acara gendang ini dihias dengan warna-warni menarik.

Gendang-gendang ini bisa jadi dimainkan dengan pola yang ritmis dan cenderung monoton atau dengan variasi interval irama sehingga terdengar variatif. Ini juga tergantung pada lagu yang dibawakan; beberapa lagu wajib seperti Oyak Tabuik, Katidiang Sompong, Kereta Mandaki dan sebagainya diiringin dengan gendang ini.

Gendang Tabuik dalam Upacara Oyak Tabuik
Gendang tabuik atau tambue digunakan untuk mengiringi beberapa tahapan dalam urut-urutan pelaksanaan ritual di upacara Oyak Tabuik. Karena upacara adat ini memiliki beberapa tahapan, ada beberapa yang harus diiringi gendang seperti upacara penebasan batang pohon pisang, mengarak sorban (diandaikan sebagai sorban Husain) dan sebagainya yang membutuhkan iringan musik yang heroik dan penuh semangat.

Akan tetapi, gendang tabuik juga bahkan dapat ditabuh sedemikian rupa sehingga bisa menimbulkan irama yang menyedihkan. Ini membuat gendang tabuik sebagai perkusi yang sangat kaya irama walaupun aslinya tidak memiliki melodi. Gendang tabuik pun menjadi salah satu alat musik yang sangat penting kehadirannya dalam upacara adat dan tak boleh ketinggalan.

Alat Musik Pupuik Batang Padi, Simpel namun Sakral


Walaupun merupaka alat musik yang sederhana, pupuik batang padi merupakan alat musik yang penting dalam ritual adat.

Siapa sangka bahwa alat musik yang nampak begitu sederhana, dengan nada simpel serta bahan yang nampaknya kurang mengesankan ternyata memiliki fungsi yang begitu penting? Di Sumatra Barat, tepatnya Kabupaten Agam, ada alat musik yang sederhana dan simpel namun memiliki fungsi yang sangat sakral dan penting dalam berbagai ritual, yaitu pupuik batang padi. Alat musik yang sederhana ini memiliki fungsi yang sangat penting dalam berbagai acara adat dan ritual tradisional di Kabupaten Agam.

Sederhana dan Satu Nada
Pupuik batang padi, seperti namanya, terbuat dari batang padi. Batang yang dipilih harus sudah tua dan berbuku-buku sehingga suara yang dihasilkan bisa lebih mantap. Cara membuatnya juga sangat simpel dimana batang padi tua tersebut dipecah atau dipotong di dekat pangkal garis bukunya, yang terlihat jelas jika batang padi tersebut jika sudah tua. Karena dipotong itulah, batang padi kemudian akan tampak menunjukkan sebuah rongga dimana dari sinilah pupuik batang padi ditiup.

Suara yang dihasilkan juga sangat sederhana. Tak seperti saluang, misalnya, yang bersuara halus dan lembut dengan teknik peniupan yang sangat sulit sampai harus mengatur pernapasan segala, pupuik batang padi justru memberikan kemudahan pada pemainnya sehingga ditiup sekali saja sudah akan menimbulkan bunyi.

Bunyi yang dikeluarkan tentu saja hanya akan ada satu nada, tetapi suaranya sangat melengking. Jika ditiup keras-keras menggunakan semacam corong yang terbuat dari daun kelapa, bunyinya bahkan bisa terdengar sampai jarak 2 kilometer. Jika ingin variasi nada, orang hanya bisa memainkan posisi tangan di depan lubang keluar suara di batang tersebut. Atau, terkadang ada juga orang yang melubangi batang padi tersebut lalu memainkan instrument tersebut mirip seruling.

Kemeriahan dalam Upacara Adat
Pupuik batang padi biasanya dibunyikan saat upacara adat yang berhubungan dengan panen. Walau hanya mengeluarkan satu nada, suara melengking pupuik batang padi dapat sangat memeriahkan acara, terutama jika mengiringi berbagai alat musik lain serta tari-tarian. Acara yang diadakan pun akan menjadi lebih meriah, dan acara yang berkaitan dengan panen juga bisa menjadi lebih sakral dan meriah.
Posting Lama ►
 

Total Pageviews

Copyright 2013 Macam-Macam Tarian di Indonesia: Alat Musik Template by Hand's. Powered by Blogger