Showing posts with label Tari Suanggi Asal Papua. Show all posts
Showing posts with label Tari Suanggi Asal Papua. Show all posts

Monday, September 29, 2014

Tari Suanggi Asal Papua Barat

Image : Tari Suanggi Asal Papua Barat
Tari Suanggi adalah tarian yang berasal dari Papua Barat. Tarian ini mengisahkan seorang suami ditinggal mati istrinya yang menjadi korban angi-angi (jejadian). Dari sekian banyak karya seni budaya di nusantara ini, masih sedikit referensi atau catatan yang merincikannya dengan detail, di antaranya adalah tentang keberadaan tari Suanggi.Jika kita lihat dari deskripsinya, tari suanggi adalah bentuk ekspresi masyarakat Papua Barat tentang kekentalan nuansa magis di daerah tersebut. Beberapa tarian di Papua, cenderung terkesan berawal dari gerakan ritual dan upacara keagamaan. Seperti halnya  tari suanggi. Tarian semacam ini biasanya berawal dari ritual, seperti tari perang, tarian dukun untuk menyembuhkan atau mengusir penyakit. Karl Jaspers menyebut pengalaman-pengalaman yang bisa memunculkan krisis eksistensi ini sebagai situasi batas, dan di antaranya yang paling penting ialah pengalaman menghadapi peristiwa kematian.
Dalam kepercayaan magis masyarakat Papua Barat, Suanggi adalah roh jahat (kapes) karena belum ditebus dan belum mendapat kenyamanan di alam bakanya. Roh-roh ini biasanya merasuk pada tubuh wanita. Wanita yang meninggal saat melahirkan ditakutkan akan menjelma menjadi kapes fane. Sementara dalam kelompok masyarakat Aifat yang lebih ke utara, sering menyebutnya sebagai kapes mapo. Roh-roh ini sering merasuki perempuan yang masih hidup, yang kemudian secara magis mampu mencelakakan orang lain. Perempuan yang dirasuki roh ini selain disebut sebagai kapes mapo kadang disebut juga sebagai perempuan suanggi.

Konon, roh-roh jahat ini dapat diperalat untuk mencelakakan orang lain yang tidak disenangi. Kadang mereka juga iri melihat orang yang makan sendiri di hutan. Kalau mereka melihat orang makan di sekitar tempat tinggal mereka dan membuang sisa-sisa makanan sembarangan, sisa-sisa makanan itu akan menjadi sarana bagi mereka untuk merasukinya, menyebabkan orang sakit, kurus dan akhirnya mati.

Bila telah jatuh kurban semacam ini, para tetua akan melakukan mawi untuk mencari tahu, siapa gerangan perempuan suanggi (kapes mapo) itu. Setelah berhasil diketahui, maka perempuan itu akan dibunuh, entah dipukuli ataupun dengan dipaksa minum akar tuba. Selanjutnya perutnya dibedah, untuk melihat keanehan-keanehan pada isi perutnya. Konon, bila benar perempuan itu adalah kapes mapo, empedunya ada dua. Bahkan hingga hari ini, kepercayaan terhadap Suanggi masih sangat kental.

Dari beberapa data hasil penelitian dan informasi di atas, kita bisa melihat betapa kental kepercayaan masyarakat Papua terhadap hal-hal magis. Kemudian dirangkum dan direkam dalam bentuk seni pertunjukan tari. Dipelihara, dijaga dan dilestarikan secara turun temurun demi keyakinan, dan keseimbangan kehidupan yang kemudian kita kenali sebagai sebuah identitas budaya.


sumber: kebudayaan indonesia

4 Tari Asal Papua Yang Terkenal di Indonesia

1. TARI SUANGGI
Image : Tari Suanggi Asal Papua

Tari Suanggi, tarian yang mengisahkan seorang suami ditinggal mati istrinya yang menjadi korban angi-angi (jejadian).

2. TARI PERANG

Image : Tari Perang Asal Papua

Tari Perang, tari yang melambangkan kepahlawanan, dan kegagahan rakyat Papua.

3. TARI SELAMAT DATANG

Image : Tari Selamat Datang Asal Papua

Tari Selamat Datang, tari yang mempertunjukan kegembiraan hati penduduk dalam menyambut para tamu yang dihormati.

4. TARI MUSYOH

Image : Tari Musyoh Asal Papua

Tari Musyoh, merupakan tari sakral dalam upaya mengusir arwah orang meninggal karena kecelakaan.
Posting Lama ►
 

Total Pageviews