Showing posts with label medan. Show all posts
Showing posts with label medan. Show all posts

Sunday, November 3, 2013

Sejarah Kantor Pos Kota Medan


Salah satu bangunan bersejarah yang hingga kini masih berdiri kokoh di kota Medan adalah Kantor Pos Medan. Letaknya yang berhadapan dengan Lapangan Merdeka, tidak jauh juga dari Merdeka Walk membuat bangunan ini menjadi objek wisata bersejarah yang ramai dikunjungi wisatawan asing maupun lokal.

Gaya arsitektur Belanda yang masih kental, mirip dengan gaya arsitektur Titi Gantung di dekat stasiun, dan memang dipertahankan hingga sekarang. Sampai saat ini, bangunan ini menjadi bangunan vital bagi masyarakat Medan.

Fungsi bangunannya dari dulu hingga sekarang tetap sama, yaitu untuk mengirim surat dan fungsi lainnya. Kantor Pos Medan berdiri tahun 1911, yang diarsiteki oleh salah seorang arsitek Belanda Snuyf.

Bangunan ini memiliki luas 1200 meter persegi, dengan tinggi mencapai 20 meter. Kantor pos ini setiap harinya ramai dengan lalu lalang petugas kantor pos dan hilir mudik masyarakat Medan yang berkepentingan mengirim surat atau giro.

Kantor pos yang terdapat di jantung kota Medan ini juga merupakan ikon kota Medan. Bangunan yang di dominasi dengan warna putih dan orange, yang merupakan identitas Pos Indonesia ini memiliki bentuk kubah yang unik.

Bentuk kubah tetap dipertahankan walaupun kantor pos ini telah mengalami beberapa kali renovasi. Jendela-jendela yang terletak pada sisi-sisi bangunan berbentuk setengah lingkaran, dengan tiang putih yang menyangganya, membuat bangunan tersebut terlihat seperti kandang burung.

Memang konsep pendirian kantor pos pada umumnya adalah untuk mengantar surat. Jaman dahulu, sebelum ada motor, orang masih memanfaatkan merpati pos sebagai sarana berkirim surat. Oleh karenanya simbol kantor pos di seluruh Indonesia adalah burung merpati. Konsep inilah yang kemudian diadopsi sebagai simbol berdirinya Pos Indonesia.

Termasuk bangunannya yang khas yang menyerupai sarang burung merpati. Sisi unik itulah yang mampu menarik wisatawan untuk mengunjungi kantor pos tersebut. Betapa menariknya kantor pos tersebut, bagaimana tidak? kantor pos yang berusia ratusan tahun tersebut menyimpan sejarah yang terjadi di Kota Medan.

Kantor pos tersebut adalah saksi bisu perjuangan tokoh-tokoh masyarakat Medan meraih kemerdekaan. Kantor Pos Medan merupakan salah satu aset bangunan bersejarah di Medan yang patut untuk dirawat.

Mampirlah untuk melihat keunikan gaya arsitek bangunan kantor pos yang ada di pusat kota Medan ini jika anda sedang berjalan-jalan di Medan.

Cara menuju lokasi : dari Lapangan Merdeka, anda cukup berjalan kaki, sekitar 30 meter, karena letak kantor pos berhadapan dengan Lapangan Merdeka.

Jika anda ingin menginap, juga tersedia Grand Aston City Hall Hotel & Serviced Residences, HL Days Inn, atau hotel di sekitar lokasi lainnya.

Wisata Pasir Putih di Tepi Danau Toba


Panorama Danau Toba adalah magnet utama wisata di Sumatera Utara khususnya Samosir. Namun tidak itu saja yang bisa kita nikmati saat berlibur ke kawasan tetangga Medan ini. Ada pesona lain yang tak kalah menawan, yakni pasir putih Parbaba.

Pasir putih Parbaba terhampar di pantai yang berada di tepian Samosir. Jangan tanya seperti apa pemandangannya. Anda mungkin akan terkejut karena ada sudut begitu menakjubkan di sini.

Hamparan pasir putih akan menjadi pemandangan utama destinasi ini. Sekilas Parbaba seperti pantai bedanya kita tidak akan mencium aroma garam. Udaranya sangat segar membuat siapapun betah berlama-lama di Parbaba.

Bagi yang hobi berenang, air jernih Parbaba pasti akan menggoda Anda. Tepian danau di Parbaba ini tidaklah dalam. Berjalanlah agak ketengah, ketinggian air hanya hingga sepinggang.

Tak ada gelombang atau ombak. Ya, perairan ini benar-benar memanjakan siapapun. Badan Anda juga tidak akan lengket karena kita bermandikan air tawar bukan air garam. Mengasyikkan bukan?

Puncak keindahan Parbaba akan tampak saat senja. Duduklah di tepian sambil makan kudapan atau minum kopi yang sudah Anda siapkan dari rumah. Tak lama kemudian langit Danau Toba semburat merah mengantarkan sang surya ke peraduan.

Pemandangan ini sangat indah dan terbukti membuat banyak pelancong kagum dengan destinasi ini. Selepas petang, pemandangan di kawasan ini tergantikan dengan bayangan pusuk buhit dan dinding-dinding tepian Danau Toba di seberang.

Parbaba terletak di kecamatan Pangururan, kabupaten Samosir. Untuk mencapai lokasi ini Anda bisa memilih satu dari 3 rute yang tersedia. Rute pertama adalah Medan-Berastagi-Kabanjahe.

Dari Tigaras Anda bisa menumpang fery atau kapal penumpang menuju ke Simanindo dan dilanjutkan ke Parbaba. Alternatif kedua bisa dicapai melalui Medan – Siantar. Dari parapat Anda bisa menyebrang ke Tomok Parbaba.

Sedangkan yang terakhir, Anda bisa menempuh Medan – Berastagi – Kabanjahe – Sidikalang – Tele – Parbaba.

Sebelum ke Parbaba tak ada salahnya Anda mengetahui tips wisata ke kawasan Samosir dan destinasi wisata apa saja yang ada di Medan. Objek lain yang sayang untuk dilewatkan adalah Batu Parsidangan yang menjadi salah salah satu peninggalan sejarah yang tak ternilai.

Sekembalinya dari Samosir menuju Medan, Anda bisa menginap di Grand Swiss-Belhotel Medan, Grand Angkasa International Hotel dan HL Days Inn.

Harga Tiket Masuk Pemandangan Pulau Samosir


Danau Toba adalah primadona wisata Sumatera Utara. Itulah sebabnya beragam cara ditempuh untuk menikmati danau terbesar di Asia Tenggara tersebut. Salah satu destinasi wisata yang menawarkan keindahan Toba adalah Taman Simalem Resort yang ada di kawasan bukit Merek, Sidikalang, kabupaten Tanah Karo.

Keindahan alam Taman Simalem Resort ini sangat memukau. Tempat ini menyediakan pemandangan indah pegunungan dan view Danau Toba yang menawan. Simalem seringkali disebut sebagai kawasan ekowisata karena menggabungkan konsep pertanian (agrowisata) dengan kegiatan yang berhubungan dengan alam dalam 1 kawasan terpadu.

Begitu menginjakkan kaki ke Taman Simalem Anda akan menjumpai security check dan membayar tarif masuk sedikitnya Rp. 200 ribu (tergantung ukuran mobil dan hari kunjungan). Tiket masuk itu sudah termasuk beberapa voucher untuk membeli makanan, minuman dan bermain di wahana outbond.

Memasuki gerbang objek wisata yang dalam bahasa Batak Karo berarti sejuk dan nyaman ini pemandangan indah sudah mulai bisa kita lihat. Hal pertama yang Anda lihat saat memasuki kawasan ini adalah air mancur buatan atau yang biasa disebut dengan “Fountain of Wealth”.

Dari titik sentral inilah kita bisa memilih empat zona kawasan yang berbeda-beda. Anda tinggal memilih akan ke Pangambatan Valley, Karo Agrotourism Farm and Mart, Kodon-Kodon Cafe dan Buddish Temple.

Nah di zona pertama ekowisata yang dikelola oleh dua perusahaan swasta Indonesia-Singapura tersebut kita bisa melihat perkebunan biwa dan markisa, pusat pembibitan bunga, podok-pondok di tepian sungai untuk piknik dan beberapa titik rekreasi lainnya.

Di bagian zona Pangambatan Valley ini terdapat Waterfall Lodge yang bisa Anda singgahi untuk menginap beberapa hari. Panorama hijau hutan alami dan air terjun akan memanjakan sejauh mata memandang.

Karo Agrotourism Farm and Mart juga layak untuk ditengok karena di bagian inilah terdapat titik favorit para wisatawan yakni pearl of lake yang mengeksploitasi keindahan Danau Toba. Photo session banyak dilakukan karena latar belakang danau yang indah membuat gambar yang Anda ambil tampak lebih dramatis.

Masih di zona yang sama, kunjungilah Tongging Point. Ada dua tempat utama di Tongging Point yakni cafe nan cantik dan penginapan. Lagi-lagi pemandangan alam yang memikat bisa Anda nikmati disini.

Zona Karo Agrotourism Farm and Mart juga dilengkapi dengan amphitheater yang berlatar belakang Danau Toba. Penonton pertunjukkan yang digelar di panggung tersebut akan dibuai oleh keindahan alam dan langit tanpa batas. Luar biasa!

Di zona ketiga yakni Kodon-Kodon Cafe yang merupakan titik awal wisatawan yang ingin melakukan trekking ke air terjun kembar. Camping ground yang berada di tepi sungai juga bisa Anda coba sensasinya. Jika tak ingin kemana-mana, Anda cukup duduk sambil menikmati kudapan di cafe sambil melihat danau nan tenang.

Kendati fasilitas yang ada sudah cukup lengkap namun pengelola setempat masih membangun beberapa wahana tambahan termasuk Buddhist temple yang terus dikerjakan. Menempati areal seluas 206 hektar, Taman Simalem Resort ini berada di ketinggian 1500 mdpl.

Untuk mencapai kawasan ini, Anda bisa menggunakan kendaraan sewa atau pribadi dengan jarak tempuh 2,5 – 3 jam dari Medan. Jika Anda kebetulan sedang berada di Berastagi, tempat peristirahatan ini bisa dicapai hanya dalam waktu 45 menit.

Sekembalinya ke Medan, Anda bisa meneruskan liburan ke tempat-tempat wisata seperti Tjong A Fie Mansion, Taman Sri Deli dan Vihara Gunung Timur.

Selama di Medan Anda bisa menginap di Asean International Hotel, Grand Aston City Hall Hotel & Serviced Residences dan Alpha Inn.
Posting Lama ►
 

Total Pageviews

Copyright 2013 Macam-Macam Tarian di Indonesia: medan Template by Hand's. Powered by Blogger