Home » All posts
Sunday, September 1, 2013
TARI PIRING
Kita tahu bahwa di
Negara kita ini mempunyai banyak sekali macam ragam kebudayaan, yang dimana
hamper dari setiap propinsi dan suku yang ada di Negara ini mempunyai
kebudayaan sendiri-sendiri, baik itu dari kesenian budayanya ataupun pakaian
dan juga aturan adat dalam suku-suku yang ada di Negara ini. Salah satu
kebudayaan yang dimiliki oleh Negara ini adalah tari piring, yang dimana tari
piring ini merupakan suatu kesenian budaya yang berasal dari daerah minangkabau
atau daerah sumatera barat. Tari piring ini merupakan suatu kesenian yang
berupa tarian-tarian, dimana tari piring ini bertujuan untuk memuja atau kepada
para pemimpin.
Pada awalnya kegunaan
tari piring di daerah minangkabau, belum seperti kegunaan pada saat ini, yang
dimana pada awalnya kegunaan tari piring ini digunakan oleh minangkabau pada
saat musim panen tiba, yang dimana tari piring ini digunakan oleh masayarakat
Minangkabau pada saat itu bertujuan untuk memberikan ucapan syukur kepada dewi
padi, yang dimana telah memberi hasil panen yang melimpah kepada masyrakat
minangkabau. Selain itu, pada zaman itu juga, tari piring ini digerakan atau
dipentaskan oleh para pemuda-pemudi masyrakat minangkabau.
Namun, seiring dengan
masuknya dan terbentuknya kerajaan-kerajaan yang terjadi pada daerah
Minangkabau, seiring itu pula kegunaan dan tujuan dari tari piring ini pun
berubah. Dimana pada zaman kerajaan di Minangkabau, tari piring ini digunakan
oleh masyarakat Minangkabau sebagai alat untuk memberikan rasa penghormatan
kepada para anggota kerajaan, terutama kepada raja yang memimpin pada saat itu.
Tetapi, tari piring pada zaman ini juga digunakan pada saat tamu-tamu agung
kerajaan datang.
Setelah majunya dan
juga telah bersatunya segala masyarakat-masyarakat yang ada di Negara ini dan
terutama di daerah Minangkabau atau di zaman yang telah modern ini, tari piring
ini masih juga dipergunakan oleh masyrakat Minangkabau, namun tujuan dari
kegunaan tari piring ini juga pun ikut berubah walaupun fungsinya tetap sama
pada zaman dulu. Dimana pada saat ini masyarakat Minangkabau mempergunakan atau
mempestakan Tari Piring pada saat adanya suatu pesta pernikahan atau perkawinan
yang terjadi di daerah Minangkabau ( masyarakat-masyarakat keturunan
minangkabau). Yang dimana pada saat ini fungsi dari Tari Piring ini tetap sama
dengan fungsi dari Tari Piring sebelumnya, namun bedanya pada zaman dulu Tari
Piring ini berfungsi untuk memberikan rasa pujian terhadap para raja, namun
pada saat ini yang dianggap raja dalam kegunaan Tari Piring ini adalah kedua
mempelai yang sedang menikah. Selain dipentaskan pada saat suatu acara
pernikahan, Tari Piring pada saat ini juga dipentaskan pada saat ada suatu tamu
agung yang datang ke daerah Sumatera Barat.
Biasanya pementasaan
Tari Piring ini dipentaskan oleh jumlah orang yang tak tertentu, tetapi yang
menjadi syarat utama dalam melaksanakan Tari Piring adalah jumlah orang yang
mementaskan Tari Piring ini harus berjumlah ganjil, namun pada zaman dulu Tari
Piring ini dipentaskan oleh 1 orang saja. Dimana dalam pelaksanaan Tari Piring,
para penari memegang tingkatan-tingkatan piring yang telah disusun dan sambil
melakukan gerakan tari, dimana semakin tinggi tingkatan piring semakin baik
pula. Ketika alunan musik yang mengikuti semakin cepat, piring yang dipegang
oleh penari akan dilempar keatas dan pecahan piring tersebut akan diinjak-injak
oleh penari dan penari pun tetap menari sampai musik yang mengikuti berhenti.
Dapat disimpulkan
bahwa dalam Tari Piring memiliki nilai-nilai trasedental, yang dimana
nilai-nilai trasendental ini terdapat dalam tata cara pelaksanaan Tari Piring.
Dimana piring-piring yang dipegang oleh para penari ini disusun keatas,dimana
menunjukan bahwa piring diatas bertujuan untuk kearah tuhan(trasendental) dan
juga terlihat dalam fungsi dan tujuan tari piring ini merupakan mengucapakan
rasa bersyukur dan terima kasih kepada yang ada diatas, terhadap apa yang telah
diberikan kepada masyarakat Minangkabau.
TARIAN IBAN
TARIAN IBAN
TARIAN KATHAK
TARIAN KATHAK
Tarian Kathak merupakan salah satu tarian klasikal India yang berasal dari utara India.
Perkataan Kathak berasal dari perkataan india iaitu katha yang bermaksud "seni bercerita" .
Dari sifat asalnya yang merupakan ekspresi menghambakan diri kepada dewa-dewa Hindu. Kathak telah berkembang ke istana-istana pemerintah.
Pada kurun ke-11 dan 12, diwaktu pemerintahan era mogul di India persembahan tarian Kathak telah berpindah dari kuil ke istana-istana Mogul. Seni tarian Kathak ketika itu juga telah dicampuri tarian budaya Turki dan Parsi. Ketika era inilah teknik chakkar (pusing) diperkenalkan dipercayai dari Tarian Sufi dari Turki.
Tarian Kathak merupakan salah satu tarian klasikal India yang berasal dari utara India.
Perkataan Kathak berasal dari perkataan india iaitu katha yang bermaksud "seni bercerita" .
Dari sifat asalnya yang merupakan ekspresi menghambakan diri kepada dewa-dewa Hindu. Kathak telah berkembang ke istana-istana pemerintah.
Pada kurun ke-11 dan 12, diwaktu pemerintahan era mogul di India persembahan tarian Kathak telah berpindah dari kuil ke istana-istana Mogul. Seni tarian Kathak ketika itu juga telah dicampuri tarian budaya Turki dan Parsi. Ketika era inilah teknik chakkar (pusing) diperkenalkan dipercayai dari Tarian Sufi dari Turki.
Tarian naga
Tarian naga ialah
sebentuk tarian dan persembahan tradisional dalam budaya Cina.Sepertilah
tarian singa,tarian naga sering dipersembahkan pada musim
perayaan. Orang Cina selalu menyebut "Keturunan Naga" sebagai lambang
identiti etnik.
Pada fikiran orang cina,naga adalah sejenis hidupan yang menguntungkan.Naga mewakili kekuatan yang tiada bandingan yang boleh menghilangkan nasib buruk dan mencegah jenayah. Oleh sebab itu,sejak zaman nenek moyang semasa mereka merayakan Tahun Baru Cina, atau memimpin prosesi untuk menyambut seorang dewa,bahkan ketika ada bencana alam atau bencana peribadi berlaku, mereka akan mengadakan tarian naga untuk berdoa supaya mendapat berkat dari syurga.
Pada fikiran orang cina,naga adalah sejenis hidupan yang menguntungkan.Naga mewakili kekuatan yang tiada bandingan yang boleh menghilangkan nasib buruk dan mencegah jenayah. Oleh sebab itu,sejak zaman nenek moyang semasa mereka merayakan Tahun Baru Cina, atau memimpin prosesi untuk menyambut seorang dewa,bahkan ketika ada bencana alam atau bencana peribadi berlaku, mereka akan mengadakan tarian naga untuk berdoa supaya mendapat berkat dari syurga.
TARIAN ZAPIN
TARIAN ZAPIN
Tarian zapin
merupakan tarian yang terkenal di negeri Johor. perkataan zapin berasal
daripada Al-zaffan iaitu gerak kaki. Mengikut sejarah tarian ini pada
mulanya adalah sebagai tarian hiburan di istana yang dibawa dari
Hadramaut,Yaman Selatan oleh pedagang Arab pada abad ke-13 yang
bertujuan digunakan amalan berzikir untuk menyebarkan pengetahuan
mengenai sejarah tamadun islam.Kini,tarian zapin masih lagi
dipersembahkan dalam majlis formal dan tidak formal. Sebagai contoh
majlis perkawinan, majlis perasmian dan sebagainya.
TARIAN MELAYU : TARIAN MAK YONG
TARIAN MAK YONG
Tarian mak yong merupakan sejenis tarian Melayu tradisional. Drama tari Mak Yong ini merupakan sebagai suatu bentuk drama-tari Melayu yang menggabungkan unsur-unsur ritual, lakonan dan tarian yang digayakan, muzik vokal, lagu, cerita dan teks percakapan yang formal dan bersahaja.
Tarian mak yong merupakan sejenis tarian Melayu tradisional. Drama tari Mak Yong ini merupakan sebagai suatu bentuk drama-tari Melayu yang menggabungkan unsur-unsur ritual, lakonan dan tarian yang digayakan, muzik vokal, lagu, cerita dan teks percakapan yang formal dan bersahaja.
Dicipta untuk hiburan kerabat di Raja khususnya dari golongan Selatan
Thailand, tarian ini juga menggabungkan drama romantis, tarian dan
nyayian dengan gaya menawan yang mengisahkan zaman kegemilangan
kesultanan melayu. Sesuai dipersembahkan selepas orang-orang kampung
selesai menuai padi dibendang.
Subscribe to:
Posts (Atom)




